Foto Copy Buku Nikah Cara yang Benar untuk KK Akte Kelahiran

foto copy buku nikah

Foto copy buku nikah cara yang benar untuk kk akte kelahiran. Bagi pasangan yang hendak legalisir maka perlu fotokopi surat nikah ke KUA Kantor Urusan Agama.

nikahdikua.com – assalaamu’alaikum, macam macam keperluan dalam rangka legalisir foto kopi surat nikah ini.

Biasanya untuk melengkapi syarat dalam mencari kk (Kartu Keluarga), membuat akta kelahiran anak yang baru lahir maupun mengurus permohonan dan gugatan perceraian.

Bagaimana cara fotocopy buku nikah yang benar?

Sebelum masuk kiat memfotokopi surat nikah dengan benar dan laku untuk menjadi dokumen lampiran mencari akte maupun KK, anda perlu mengetahui data dan fakta mengenai buku atau surat nikah.

Isi surat nikah, perbedaan buku nikah untuk suami dan untuk istri

Dokumen ini sepasang, berwarna merah marun dan hijau tua, yang warna merah untuk suami dan warna hijau milik istri.

Isi bukunya bagaimana? Apa perbedaan buku nikah untuk suami dan istri?

Perbedaan surat nikah untuk suami dan bagi istri hanya pada warna covernya.

Adapun isinya sama persis mulai halaman pertama sampai dengan halaman paling akhir.

Jadi anda tidak perlu khawatir mengcopy buku ini yang mana saja karena isinya adalah sama persis tidak ada perbedaan, hanya cover merah dan hijau saja yang membedakannya.

Cara Foto copy buku nikah yang benar

Cara memfotocopy buku nikah dengan benar yaitu seluruh buku nikah ini menjadi dua lembar halaman.

Maksudnya bagaimana?

Halaman cover tidak perlu anda copy, buka halaman pertama dan selanjutnya, susun atas bawah sehingga 4 lembar buku nikah ini 2 lembar kiri kanan.

Jumlahnya sepasang menjadi 4 lembar menjadi satu.

Lakukan hal yaang sama pada lembar sebaliknya.

Setelah selesai, apabila anda melakukan dengan benar anda akan mendapati fotocopy nya menjadi 2 lembar halaman.

Legalisir fotocopy surat nikah ke Kantor Urusan Agama

Cara Legalisir buku nikah di KUA. Untuk melegalisir buku nikah ini, setelah anda ngopi bukunya, bawalah dokumen asli surat nikah anda ke KUA beserta fotocopynya.

Anda bisa membawa ke KUA tempat anda mencatatkan pernikahan.

Bisa juga membawa ke KUA setempat tempat domisili anda, akan tetapi prosesnya tidak selalu berhasil.

legalisir-buku-nikah
legalisir-buku-nikah

Pengecualian surat nikah model baru dengan barcode, jika tembus anda bisa minta legalisir ke KUA manapun.

Karena dalam aturan, Legalisir buku nikah bisa dilakukan pada KUA tempat mengeluarkan dokumen ini, atau pada KUA lain, tapi bersyarat.

Yaitu dengan syarat bisa konformasi kepada Kantor Urusan Agama yang menerbitkan buku atau keberhasilan melakukan scan kode pada buku nikah.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan, singkat saja tidak usah bertele tele, ikan sepat ikan gabus, lebih cepat lebih bagus. Wassalaamu’alaikum.

Foto Nikah Background Biru, Kode Warna dan Ketentuan

foto nikah background biru

Foto Nikah Background Biru. Jika anda mendaftarkan pernikahan pada KUA (kantor Urusan Agama) salah satu syarat untuk pendaftaran adalah menyetorkan pas foto calon suami istri dengan aturan dan ketentuan yang sudah digariskan.

nikahdikua.com – assalaamu’alaikum, apa saja sih ketentuan mengumpulkan foto untuk surat nikah?

Salah satunya adalah ketentuan warna background foto nikah calon pengantin baik pria maupun wanita dengan latar belakang warna biru.

Seperti apa maksud warna birunya? Apakah biru muda, tua, apa kode warnanya?

Untuk menjawab pertanyaan ini maka kita perlu membuka aturan dalam lampiran VI Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam nomor 473 tahun 2020 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pencatatan pernikahan.

Ketentuan Foto Nikah Background Biru dalam SK Dirjen Bimis no 473

Dalam formulir Permohonan kehendak nikah model N2 ini berisi pengajuan permohonan kehendak nikah atas nama calon suami dan calon istri beserta hari tanggal dan tempat akad nikah.

Selanjutnya bersamaan dengan permohonan ini calon pengantin melampirkan surat dan syarat untuk mengajukannya.

Adapun surat-surat yang perlu untuk diperiksa dalam form N2 adalah;

  1. Surat pengantar nikah dari desa/kelurahan
  2. Persetujuan calon mempelai
  3. Fotokopi KTP
  4. Fc Akte Kelahiran
  5. Fotokopi kartu keluarga
  6. Pasfoto 2×3 = 3 lembar berlatar belakang warna biru.
  7. titik titik …
  8. ………………..

Kemudian ada nomor 7 dan 8 berupa titik titik, biasanya ada yang mengisi dengan mahar mas kawin maupun hal lain semisal fotokopi ijazah maupun yang lainnya.

Nah saat ini, pedoman warna biru untuk background foto surat nikah hanya berlandaskan ketentuan ini (nomor 6 dalam form).

Tidak ada keterangan yang lebih terperinci mengenai seperti apa warna birunya, kode warnanya biru untuk foto surat nikah pada Kantor Urusan Agama.

Atau setidaknya sampai saat ini saya belum menemukan aturan yang mengatur lebih detil foto surat nikah background biru dalam PMA maupun SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam.

Kode Warna foto Buku Nikah dan ketentuan lain

Karena aturan background warna biru untuk foto buku nikah hanya ada pada lampiran N2 formulir permohonan kehendak nikah maka hanya dari sinilah kita menafsirkan aturannya.

Bagaimana bunyinya?

foto nikah

Dalam formulir ini perihal pasfoto menyebutkan “Pasfoto 2×3 = 3 lembar berlatar belakang warna biru”.

Tidak ada keterangan lebih lanjut untuk memastikan seperti apa birunya maupun kode warna.

Pertama, dengan begitu, jangan kita bikin susah atau mempersulit diri sendiri.

Maksudnya bagaimana?

Maksudnya tidak ada kode mutlak dalam aturan warna biru untuk foto buku nikah. Selama warnanya jelas biru, tidak semu merah hijau atau lainnya, baik itu biru marun, biru muda biru laut dan sebagainya maka tidak menjadi masalah.

Yang kedua, dalam lampiran ini tidak menyebutkan ketentuan tahun genap maupun ganjil, jadi wrna ini berlaku sepanjang tahun tidak ada pembagian genap maupun ganjil untuk background. Biru sepanjang tahun.

Ketiga, kejelasan tidak ada ketentuan kode warna untuk pasfoto surat nikah.

Jumlah pasfoto untuk pendaftaran nikah ke KUA

Jika dalam form blangko menyebutkan bahwa melampirkan pasfoto 2×3 sebanyak 3 lembar dengan latar belakang atau background biru, maka turuti saja ketentuan ini.

Ini berlaku untuk masing-masing calon pengantin baik pria maupun wanita.

Maksudnya secara jelas adalah calon pengantin laki-laki menyetorkan pasfoto 2×3 sebanyak 3 lembar dan calon manten perempuan juga menyetorkan foto 2×3 sebanyak 3 lembar juga. Dengan warna latar belakang sebagaimana aturan.

Saran saya pribadi, karena pada akta nikah, kotak kolom untuk menempelkan foto berukuran 4×6, sebaiknya anda juga menyiapkan pasfoto yang sama dengan ukuran 4×6. Pastikan foto ini gambarnya sama dengan yang ukuran 2×3.

Kesimpulan Foto Buku Nikah Background Biru

Berikut adalah kesimpulan artikel kali ini.

  1. Warna background foto surat nikah adalah biru
  2. Tidak ada kode warna biru yang mengikat untuk background pasfoto surat nikah
  3. Jumlah pasfoto warna untuk pernikahan adalah 3 lembar ukuran 2×3 dan selembar ukuran 4×6
  4. Latar belakang foto berwarna biru berlaku sepanjang tahun tidak membedakan tahun genap maupun ganjil.

Demikian informasinya. Salam kenal, wassalaamu’alaikum.

Warna Buku Nikah untuk Suami dan Istri pernikahan di KUA

buku nikah

Warna Buku Nikah untuk Suami dan Istri. Bagi pasangan yang telah melangsungkan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) tentu akan mendapatkan dokumen sepasang buku nikah.

nikahdikua.com – Sepasang artinya adalah 2 buah dalam satu kesatuan.

Perihal buku nikah untuk suami dan untuk istri ada perbedaan warna peruntukannya.

Apakah isinya berbeda?

Secara kasat mata, cover atau sampul halaman buku nikah memang berwarna tidak sama, ada perbedaan untuk suami dan warnanya untuk pasangannya alias milik istrinya.

Adapun secara isi tulisan dan yang lainnya tidak ada perbedaan sama sekali pengecualian hanya warna covernya saja.

berwarna Apakah buku nikah untuk suami?

Berikut ulasannya.

Warna buku nikah suami

Bagi suami, akan mendapatkan dokumen ini dengan warna cover atau sampul buku merah marun.

warna buku nikah suami
buku nikah suami berwarna merah

Pada halaman depan buku jelas tertera tulisan Buku Nikah Marriage book Kementerian Agama Republik Indonesia Ministry of religious affairs republic of Indonesia.

Selanjutnya mulai halaman pertama sampai dengan akhir isian dokumen pada buku nikah ini tidak ada perbedaan dengan pasangan buku yang dipegang oleh pihak istri.

Warna buku nikah istri

Jika ada pertanyaan, apa warna buku nikah untuk istri? Atau pihak wanita mendapatkan buku nikah berwarna hijau tua.

buku nikah istri
buku nikah istri berwarna hijau

Hanya pada cover warna hijau inilah yang membedakan dengan dokumen yang dipegang oleh pihak pria atau suami.

Adapun isi kutipan akta nikah pada dalamnya sama persis.

Jadi jika anda hendak melakukan copy untuk legalisir buku nikah atau fotocopy dokumen keperluan lain, anda cukup menggunakan salah satu buku untuk menggandakannya atau fotocopy, alasannya ya itu tadi, tidak ada perbedaan dalam isi buku nikah untuk suami maupun istri.

merupakan Kutipan Akta Nikah

Dalam ketentuan secara legal hukum, yang menjadi dokumen patokan atau pokok untuk menjadi rujukan jika ada persengketaan dokumen adalah akta nikah.

Apakah akta nikah itu?

Yaitu dokumen asli yang ada tanda tangan kedua pengantin, wali nikah, dan dua orang saksi dan disimpan oleh Kantor Urusan Agama tempat melangsungkan pernikahan.

Adapun buku nikah ini sebenarnya adalah kutipan akta nikah dokumen KUA.

Nah demikian informasi warna buku nikah milik suami maupun punya istri beserta ilustrasi gambar.

Biasanya jika akan ada pihak yang mengajukan permohonan atau gugatan cerai maka timbul problem mengajukannya karena buku nikah ditahan atau dibawa lari salah satu pasangannya.

Secara teknis bisa saja pihak yang menahan buku nikah ini sebagai terdakwa mengambil hak orang lain tanpa izin atau lebih dalam lagi sebagai terdakwa menggelapkan dokumen negara.

Kenapa begitu?

Karena meskipun dokumen resmi negara ini sifatnya sepasang, akan tetapi secara teknis pemegangnya adalah sendiri sendiri, buku nikah warna merah marun untuk suami dan warna hijau tua untuk istri.

Demikian informasi pagi ini, selamat beraktivitas, wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Aturan Penyerahan Buku Nikah Kepada Pengantin

penyerahan-buku-nikah

Informasi tentang aturan dan ketentuan penyerahan dokumen buku nikah kepada kedua mempelai yang telah melangsungkan ijab kabul dan dicatat oleh petugas PPN dari Kantor Urusan Agama berdasarkan Peraturan Menteri Agama nomor 20 tahun 2019.

nikahdikua.com – Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Dengan adanya PMA yang baru yaitu nomor 20 tahun 2019 tentang pencatatan pernikahan yang menggantikan Peraturan Menteri Agama sebelumnya yaitu nomor 19 tahun 2018 tentang pencatatan perkawinan, didalamnya terdapat ketentuan dan aturan penyerahan buku nikah kepada Pengantin atau mempelai.

baca:
Mengenal spesifikasi buku nikah dan gambar ilustrasinya
Duplikat buku nikah beserta foto penampakan
Syarat dan ketentuan Pengajuan duplikat buku nikah karena rusak

jadi dapat diketahui berapa lama buku nikah diserahkan kepada pengantin

Adapun dalam aturan ini terdapat 2 hal pokok yaitu penyerahan buku nikah dalam kondisi normal dan yang kedua adalah adanya hambatan dalam penyerahan buku nikah ini. Selain buku nikah juga diatur tentang penyerahan kartu nikah kepada penganten.

Aturan Penyerahan Buku Nikah Kepada Pengantin berdasar PMA no 20 tahun 2019

Berikut aturan dan ketentuan yang berlaku mengacu kepada aturan terbaru tentang Pencatatan pernikahan yang tertuang dalam PMA no 20 tahun 2019.

Penyerahan Buku Nikah Kondisi normal tanpa kendala

Dalam Bab V pasal 21 PMA nomor 20 tahun 2019 disebutkan bahwa;

Pertama, pasangan suami istri memperoleh buku nikah dan kartu nikah,
Kedua, buku nikah diberikan kepada suami dan istri sesaat setelah proses akad nikah selesai dilaksanakan.

Itulah inti aturan yang tertuang dalam Bab V penyerahan buku nikah, akan tetapi harap dicatat bahwa pencatatan pernikahan dilakukan setelah selesai pelaksanaan ijab kabul.

Terjadi Hambatan dalam penerbitan dan penyerahan Buku Nikah

PMA-NO-20-TAHUN-2019

Masih dalam bab dan pasal yang sama akan tetapi berbeda ayat, yaitu ayat tiga berbunyi;

Dalam hal terdapat hambatan dalam penerbitan buku nikah, penyerahan buku nikah dilakukan paling lambat 7 (tujuh)ahari kerja setelah akad nikah.

Ketentuan lain dalam buku nikah

Dalam pasal ini juga menjelaskan tentang buku nikah yaitu;

Buku nikah ditandatangani oleh kepala KUA Kecamatan atau PPN LN (Pegawai Pencatat Nikah Luar Negeri).

Kartu nikah sebagaimana dimaksud pada ayat pertama diberikan sebanyak 1 kartu sebagai bukti dan dokumen tambahan.

Dalam hal pemberian kartu nikah ini diutamakan kepada pasangan yang menikah pada tahun berjalan (diutamakan diberikan kepada catin yang menikah pada tahun pencatatannya).

Selanjutnya mengenai bentuk serta spesifikasi kartu nikah sebagaimana diatas akan ditetapkan dengan keputusan Jenderal.

Kesimpulan

  • Pertama, bahwasanya penyerahan buku nikah diberikan sesaat setelah pelaksanaan ijab kabul dan pencatatan nikah;
  • Kedua, jika ada kendala dalam penyerahan dokumen buku nikah maka maksimal diserahkan 7 hari kerja setelah ijab kabul dilaksanakan.
  • Ketiga, satu pasang suami istri hanya mendapatkan 1 kartu nikah.
  • Kartu nikah berfungsi sebagai dokumen tambahan.
  • Kartu nikah diutamakan untuk yang melaksanakan perkawinan pada tahun berjalan.

Demikian informasi tentang batas waktu penyerahan dokumen buku nikah kepada mempelai dan juga kartu nikah, semoga menambah wawasan dalam pelayanan maupun pengetahuan masyarakat mengenai penyerahan buku nikah.

Sugeng sonten, wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Mengenal Duplikat Buku Nikah

duplikat buku nikah

nikahdikua.com – Informasi tentang duplikat buku nikah cara mendapatkan dan biaya yang diperlukan untuk mengurusnya serta cek keaslian apakah duplikat buku nikah asli atau palsu.

Mengenai hal duplikat buku nikah atau adakalanya masyarakat awam menyebut dengan duplikat surat nikah, saat ini dalam mengeluarkan ataupun permohonan penerbitannya telah diatur dalam Peraturan Menteri Agama nomor 19 tahun 2018 tentang pencatatan perkawinan

Baca;
Permohonan Duplikat Buku nikah karena Rusak
Mengurus Buku Nikah yang Hilang
Biaya Nikah di KUA berdasarkan aturan

Aturan tentang duplikat buku nikah.

Berikut adalah ketentuan yang mengatur mengenai duplikat buku nikah yang nama resmi dalam PMA dimaksud yaitu duplikat buku pencatatan perkawinan sebaimana tercantum pada PMA no 19 tahun 2018 BAB XIII PENERBITAN DUPLIKAT BUKU PENCATATAN PERKAWINAN dalam pasal Pasal 35.

(1) Buku Pencatatan Perkawinan yang rusak atau hilang dapat diterbitkan duplikat.

(2) Duplikat Buku Pencatatan Perkawinan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterbitkan dan ditandatangani oleh Kepala KUA Kecamatan yang mencatat perkawinan berdasarkan surat keterangan kehilangan dari kepolisian.

(3) Penerbitan duplikat Buku Pencatatan Perkawinankarena kerusakan didasarkan surat permohonan yang bersangkutan disertai penyerahan Buku Pencatatan Perkawinan asli.

Dari kesimpulan pasal 33 dan 3 ayat diatas bahwasanya buku nikah dapat diterbitkan karena 2 hal yaitu;

(1) Hilang

(2) Rusak

Penerbitan duplikat buku pencatatan perkawinan dibuat pada KUA yang menerbitkan buku nikah sebelumnya, jadi secara teknis tidak bisa dibuat pada Kantor Urusan Agama yang lain.

Jika penerbitan duplikat buku nikah karena kehilangan, maka penerbitan dibuat berdasarkan surat keterangan kehilangan dari Polisi
Jika penerbitan duplikat buku nikah karena rusak maka penerbitan bisa dilaksanakan dengan;

(1). Menyertakan sisa buku nikah yang ada
(2). Permohonan penerbitan dari yang bersangkutan

Contoh Duplikat Buku Nikah

Dibawah ini adalah contoh cover buku duplikat nikah untuk suami dan istri dengan warna merah marun dan hijau tua yang peruntukannya merah = suami, dan hijau = istri.

duplikat buku nikah asli
duplikat buku nikah

Biaya penerbitan buku duplikat nikah

Secara aturan, penerbitan duplikat ini tidak dipungut biaya karena tidak ada dasar yang menunjukkan adanya biaya sebagai pengganti penerbitan duplikat dimaksud.

Di lapangan koq masih ada pungutan biaya? Walah kalo itu sudah diluar koridor pelaksanaan pelayanan yang baik. Mintalah kuitansi tanda terima jika memang terdapat pembayaran guna penerbitan duplikat surat nikah dimaksud kepada petugas yang meminta biaya.

Duplikat Buku Nikah Asli dan Palsu

Secara teknis, spesifikasi buku duplikat ini bisa dikatakan sama persis dengan buku nikah, secara kasat mata pegawai KUA bisa membedakan buku itu asli atau palsu.

Akan tetapi keaslian buku duplikat nikah dipastikan asli jika dikeluarkan oleh KUA yang berwenang berdasarkan akta catatan nikah pada KUA tanpa ada perubahan sedikitpun dari data yang ada.

Alur mengurus buku duplikat akta nikah

Bisa jadi beda wilayah beda cara mengurusnya, yang jelas jika buku anda hilang, kalau masih ada fotocopy yang jelas nomor buku nikah silakan datang ke polsek untuk laporan kehilangan, selanjutnya bawalah surat keterangan kehilangan dimaksud guna di proses oleh pihak KUA.

Jangan lupa membawa foto 2×3 dengan background warna biru sebanyak masing-masing 2-4 lembar (karena bisa jadi beda KUA beda permintaan jumlah fotonya).

Foto ini nantinya dipasang pada buku duplikat nikah yang baru.

Jika buku anda rusak, maka bawalah sisa dari buku nikah dimaksud dan siapkan surat permohonan penerbitan buku nikah, diatas ada link atau tautan contoh permohonannya.

Demikian semoga bermanfaat.

Buku Nikah

buku nikah

Nikahdikua.com – informasi mengenai buku nikah suami istri yang telah melaksanakan ijab kabul dan tercatat secara resmi pada KUA Kantor Urusan Agama Republik Indonesia sesuai dengan aturan dan tata perundang undangan yang berlaku.

Buku nikah ini merupakan sepasang alias couple. Warna yang menjadi standar adalah merah marun dan hijau tua dengan dilapisi plastik tipis di keseluruhan cover buku baik depan maupun belakang.

Baca;
Syarat Nikah di KUA
Biaya Nikah di KUA
Ketentuan Pakaian Baju menikah di KUA

Buku Nikah keluaran yang mutakhir memiliki dwilingual atau dua bahasa yaitu didalam buku tersebut tertulis dalam bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Tentang dimensi buku, Saya mengukur buku ini ternyata ada sedikit perbedaan dalam milimeter, akan tetapi secara umum ukuran buku nikah adalah ;

Panjang : 12,5 cm
Lebar : 9 cm

Isi buku nikah

Buku nikah memiliki 4 lembar isi di dalamnya yang memuat data pengantin suami istri, dan pada halaman paling akhir nantinya akan di robek sebagai tanda bukti terima buku nikah sehingga jumlah lembaran pada buku ini pada saat diterima mempelai adalah buku dengan isi 3 lembar.

Dalam buku ini keduanya memiliki isi yang sama persis tanpa ada perbedaan kecuali pada tanda terima kutipan akta nikah (yang disobek sebagai tanda terima).

Dalam tanda terima kutipan ini jika anda perhatikan ada bukti tanda terima untuk istri dan bukti tanda terima untuk suami.

Sekarang kita bahas isi buku nikah, didalamnya memuat ;

Dibalik halaman cover terdapat nasehat untuk kedua mempelai Kemudian sticker hologram dengan gambar Garuda dan Logo Kementerian Agama (biasanya sudah direkatkan jika telah ditandatangani).

buku nikah halaman pertama
Nasehat pengantin dan stiker hologram (kanan PA, kiri PI)

Halaman Kecamatan KUA tempat pernikahan/perwakilan RI dengan foto kedua mempelai yang telah di tempel dan di bubuhkan stempel KUA tempat pernikahan dilangsungkan.

halaman foto pada buku nikah
KUA lokasi Pernikahan dan tempat foto suami istri di tempel (kanan PA, kiri PI)

Halaman Hari tanggal pernikahan serta data suami dan biodata istri.

hari tanggal pencatatan perkawinan dan biodata suami istri (kanan PA, kiri PI)

Halaman Mahar atau maskawin dan tanggal serta tanda tangan Pegawai Pencatat Nikah (biasanya kepala KUA)

Halaman Catatan Status perkawinan (biasanya kosong kecuali jika ada perjanjian perkawinan, itsbat nikah, atau perubahan nama melalui sidang).

Halaman Mahar/maskawin serta PPN tanda tangan serta kolom catatan (PA kanan PI Kiri)

Halaman sigat ta’liq

Halaman Tanda Terima Kutipan Akta Nikah

Halaman sigat ta’liq dan tanda terima kutipan akta nikah yang disobek untuk arsip KUA (PA kiri PI Kanan

Halaman sebelum cover belakang berisi doa sesudah akad nikah.

Halaman Terakhir Berisi doa akad nikah

Dalam buku nikah terdapat seri dan lobang-lobang yang membentuk angka sebanyak 7 digit. Angka ini dinamakan dengan nomor porporasi.

Secara teknis, tidak ada satupun seri dan nomor porporasi yang sama dari buku nikah satu dengan yang lainnya.

Itulah isi dalam buku nikah yang resmi beredar di Negeri ini

Buku Nikah Suami

buku nikah suami
buku nikah suami

Secara teknis, buku nikah adalah berpasangan dimana masing masing mempelai memegang 1 buku yang diberikan. Adapun pemilik buku nikah suami tentunya diberikan kepada mempelai pria.

Buku nikah suami yang diberikan kepada mempelai pria yaitu buku nikah / marriage book dengan warna merah marun. Tidak ada perbedaan isi dalam buku nikah ini dengan yang satunya.

Buku Nikah Istri

buku nikah istri

Adapun setelah buku nikah warna merah dipegang oleh suami, maka buku nikah istri tentunya warna yang satunya.

Dengan begitu buku nikah Istri bagi mempelai wanita adalah buku dengan warna hijau tua.

Sebagaimana buku nikah suami, tidak ada perbedaan isi dalam buku nikah istri ini kecuali pada warna cover yaitu hijau. Secara isi bisa dikatakan sama persis tidak ada yang menyimpang.

Demikian informasi mengenai buku nikah. Semoga menambah wawasan pengetahuan tentang buku nikah.

Aturan Cara Ralat Buku Nikah salah Cetak dalam Penulisan

ralat-tulisan-buku-nikah-salah-cetak

Nikahdikua.com – informasi tentang cara melakukan perbaikan penulisan pada buku nikah karena kesalahan ketik sehingga hasil cetakan menjadi salah berdasarkan pada surat edaran Dirjen Bimas Islam nomor B-039 /DJ.III.II/HK.00.7/1/2019 tentang surat edaran.

Beberapa Hal yang menyebabkan salah cetak Buku Nikah

Karena dalam satu tahun terdapat puluhan bahkan ratusan proses melakukan entry data perkawinan beserta cetak buku nikah, ada kemungkinan terjadi kesalahan entah karena human error ataupun peralatan yang mengalami mallfunction, (halah, pokoknya ada alat cetak yang mengalami kendala).

Adapun terjadi kesalahan diantaranya karena;

Pertama; data dari pihak calon mempelai atau kelurahan/desa yang salah;

Kedua; data dusdukcapil ambil dari NIK tidak sesuai dengan data;

Ketiga; salah menekan tuts tombol keyboard;

Keempat, Salah operator dalam entry data;

Kelima, Alat pencetak / printer yang sedang bermasalah sehingga terjadi trouble.

Itulah beberapa penyebab terjadinya kesalahan penulisan dalam buku nikah.

Edaran Dirjen Bimas Islam tentang pembetulan Buku Nikah

pembetulan ralat buku nikah salah penulisan

Guna mengantisipasi adanya kesalahan dalam penulisan buku nikah dan panduan atau pegangan hukum yang benar dalam ralat kesalahan, berikut adalah ketentuan pembetulan data pada buku nikah karena kesalahan penulisan.

Pertama, mencoret kata yang salah dengan tidak menghilangkan kata yang salah tersebut;

Kedua, menuliskan kembali perbaikanny dengan huruf balok;

Ketiga, kepala KUA membubuhkan paraf pada tulisan perbaikan

Keempat, pemberian stempel pada halaman yang dilakukan perbaikan (mengenai paraf Kepala KUA).

Itulah tata cara ralat perbaikan pada penulisan secara digital maupun manual.

Selain adanya perbaikan kata yang salah sebagaimana langkah diatas, apabila ada kesalahan penulisan juga dapat dilakukan dengan penggantian buku nikah.

Petikan dari cara penulisan atau penggantian buku yang salah dari surat edaran bimas Islam lengkapnya sebagai berikut;

Apabila terjadi kesalahan dalam penulisan digital atau manual pada buku nikah maka dapat dilakukan penggantian buku nikah atau perbaikan dengan cara mencoret kata yang salah dengan tidak menghilangat kata yang salah tersebut, kemudian menulis kembali perbaikan dengan huruf balok, dibubuhi paraf oleh kepala KUA dan diberi stempel KUA

Perbaikan penulisan Buku Nikah yang keliru

Dasar Cara ralat Penulisan Buku nikah yang salah

Sebagaimana telah disampaikan tentang dasar perbaikan tulisan yang keliru ini yaitu surat edaran Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam yang ditandatangani di Jakarta pada tanggal 7 Januari 2019 sebagai penjelasan dalam pelaksanaan peraturan Menteri Agama 2018 tentang pencatatan perkawinan/

Berikut file sebagai pegangan dalam pelaksanaannya.

Demikian informasi tentang bagaimana sikap JFU JFT Penghulu dalam mensikapi kejadian luar biasa dimana ada kesalahan cetak penulisan dalam buku nikah.
Salam tukin.

Keunggulan simkah web Kantor Urusan Agama

Nikahdikua.com – informasi kelebihan aplikasi online pernikahan yang di buat oleh kementerian agama dijalankan pegawai Negeri ASN di KUA ( Kantor Urusan Agama ) kecamatan ditinjau dari segi kepraktisan (menurut orang Jakarta) dan kemudahan serta interaksi dengan masyarakat dan dinas terkait.

Berikut rangkumannya.

keunggulan-simkah-web

Aplikasi simkah web dirancang guna mudah pengoperasian serta pengelolaan dalam bidang administrasi disertai kevalidan data yang tersambung / terintegrasi dengan file data yang dimiliki oleh Dinas Kependudukan dan Catatan sipil.

Cukup masukkan Nomor Induk Kependudukan maka data muncul
Dengan menginput data nomor induk kependudukan, nantinya akan muncul data pemilik NIK dimaksud sesuai dengan kolom yang diperlukan.
Kelemahannya, adakalanya data dari dusdukcapil juga meleset dalam pengetikan.

Misalnya nama di akta berbeda dengan nama di di data dinas yang terintegrasi, bisa jadi termasuk nama orang tua, tanggal lahir maupun data penting sebagai dokumen negara.

Fitur Cetak Kartu nikah

fitur-cetak-kartu-nikah
fitur-cetak-kartu-nikah

Kemarin ramai ramai orang membicarakan tentang buku nikah yang berbentuk SIM alias kartu, dengan aplikasi ini bisa dipakai sebagai sarana mencetak kartu dimaksud.

Entah nantinya apa bisa dilakukan pencetakan kartu nikah jika kondisi sedang offline. Yang daerah nirinternet pastinya sudah dirancang guna antisipasi kejadian diatas. Seperti apa antisipasinya? Wallahu a’lam bisshowab pastinya nanti akan di beritakan.

Menu layanan publik

menu-layanan-publik-simkah-web
menu-layanan-publik-simkah-web

Pada simkah web ada menu dimana masyarakat bisa melakukan akses. Menu dimaksud adalah pendaftaran. Dengan begitu pendaftaran bisa dilakukan online.

Akan tetapi pastinya berkas secara hardcopy tetaplah diperlukan sebagai syarat dokumen pendaftaran perkawinan (kayaknya kata pernikahan sudah tidak disukai oleh kalangan tertentu).

Integrasi aplikasi layanan sesuai kebutuhan

simkah-web-terintegrasi-dengan-layanan-yang-lain
simkah-web-terintegrasi-dengan-layanan-yang-lain

Bukan hanya layanan pernikahan, tetapi yang lainnya pun akan diintegrasikan. Saat ini yang sedang diusahakan yaitu aplikasi PNBP ( Penerimaan Negara Bukan Pajak) sedang dalam proses.

Data variabel dan pelaporan peristiwa nikah

data variabel persitiwa pernikahan

Data pernikahan yang telah di masukkan dalam aplikasi simkah web bisa di olah kemudian menjadi statistik dan variabel semisal usia perkawinan, pendidikan, pekerjaan dan yang lainnya. Bisa menyediakan data yang online cepat dan lebih akurat serta kemudahan bagi yang memerlukan.

Itulah beberapa hal keunggulan dalam aplikasi simkah web.

Untuk kekuranganya pastinya ada, namanya juga buatan manusia. Tentunya dengan perjalanan pelaksanaan simkah web apabila ditemukan kendala maupun bugs akan segera dilakukan perbaikan serta evaluasi guna kecepatan kelancaran serta ketepatan dalam pelayanan masyarakat dan data yang valid.

Selamat mengira-ira bagaimana simkah web seperti apa.

Ganti Buku nikah yang rusak dengan duplikat harus ada surat permohonan

buku nikah rusak

nikahdikua.com – keterangan dan informasi tentang meminta duplikat buku nikah karena rusak beserta syarat dan ketentuan sesuai dengan Peraturan Menteri Agama terbaru tahun 2018 perihal pencatatan perkawinan.

Baca :

Pengertian Buku nikah rusak

Yang dimaksud dengan buku nikah rusak yaitu adanya bagian baik tulisan maupun lembaran asli atau bagian dari buku nikah (foto misalnya) yang hilang sobek tidak dapat terbaca sehingga tidak dapat lagi dipergunakan untuk keperluan administrasi, akan tetapi secara fisik buku tersebut masih ada.

Contoh buku nikah yang rusak :

  • Tulisan sudah hilang tidak dapat dibaca
  • Ada lembaran yang lepas hilang sobek ataupun terbakar bahkan dimakan rayap maupun ngengat
  • Terendam air karena banjir ketrocohan air hujan sehingga fisik buku nikah sudah tidak bisa untuk dipergunakan dalam kegiatan administrasi negara

Penyebab buku nikah rusak

Ada beberapa macam penyebab buku nikah menjadi rusak tidak dapat dipergunakan, misalnya :

  • Disobek-sobek pada saat berantem
  • Di buat mainan anak sehingga rusak
  • Terkena banjir
  • Terbakar sebagian
  • Di corat coret ada data yang diubah secara sengaja oleh pihak yang tidak berwenang
  • Dimakan rayap
  • Dikrikiti tikus dan lain sebagainya.

Bisa jadi penyebab lain yang mengakibatkan rusaknya buku nikah. Namanya juga rusak, bisa macam macamlah penyebabnya.

Perbedaan rusak dengan hilang pada buku nikah

perbedaan buku nikah rusak dan hilangPada buku nikah terdapat perbedaan dimana disebut dengan hilang dan rusak. Salah satu titik poin suatu buku nikah disebut rusak yaitu adanya keberadaan fisik atau sisa buku yang masih diketemukan. Misalnya cover atau sebagian dari buku nikah.

Sedangkan buku nikah disebut dengan hilang maka tidak ada sisa lagi dari buku tersebut. Entah karena memang lenyap atau habis terbakar tanpa sisa.

Perbedaan yang lain adalah permintaan penggantian buku nikah dengan penerbitan duplikat buku nikah yaitu jika kehilangan maka harus dilampirkan surat kehilangan dari kepolisian.

Sedangkan buku yang rusak tidak memerlukan keterangan kehilangan, akan tetapi dengan mengajukan permohonan.

Syarat Permohonan penggantian buku nikah karena rusak

syarat ganti buku nikahSeperti disampaikan diatas bahwa guna meminta penerbitan duplikat akta perkawinan maka yang perlu dilakukan yaitu mendatangi KUA tempat anda melangsungkan pernikahan dikala itu dengan membawa :

  1. Surat Permohonan
  2. Sisa Buku Nikah yang akan dimintakan ganti

Bisa jadi ada beberapa KUA yang meminta syarat tambahan guna pengajuan, misalnya pengantar dari kelurahan atau apalah. Akan tetapi dalam PMA disebutkan hanya 2 syarat diatas untuk penggantian buku nikah yang rusak.

Contoh Permohonan Penggantian Buku Nikah

Secara resmi tidak ada contoh yang dibuat oleh instansi resmi dalam hal ini Kemenag. Dengan begitu diperlukan inisiatif pribadi dalam pengajuannya. Saat ini ada sampel yang bisa di download guna pengajuan dimaksud. Didalamnya termuat permohonan kemudian nama suami istri serta tanggal pernikahan dan nomor akta. Silakan meluncur untuk download.

Download contoh permohonan penggantian buku nikah karena rusak

Demikian perihal tata cara dan syarat mengganti buku nikah yang rusak yang didasarkan pada PMA nomor 19 tahun 2018 Bab XIII tentang Penerbityan Duplikat Pencatatan Perkawinan Pasal 35 ayat (3) yang berbunyi :

Penerbitan duplikat Buku Pencatatan Perkawinan karena kerusakan didasarkan surat permohonan yang bersangkutan disertai buku pencatatan perkawinan asli.

mengurus buku nikah rusak