Biaya Nikah di KUA

biaya nikah di KUA

Biaya nikah di KUA tahun 2021. informasi biaya nikah di KUA berdasarkan aturan undang undang yang berlaku serta pengalaman para pengantin pada saat mengurus biaya pernikahan pada Kantor Urusan Agama Kecamatan.

Selamat datang di blog ini, saya rasa kondisi anda sedang happy karena akan melangsungkan pernikahan ataupun ada kalangan keluarga handai taulan yang akan nikah.

Disini akan di sampaikan informasi perihal biaya nikah di KUA secara resmi maupun kemungkinan biaya yang timbul akibat adanya mengurus pernikahan.

Misalnya biaya lain diluar ketentuan misalnya biaya penghulu, biaya mengurus berkas di kelurahan sampai dengan KUA.

Biaya Nikah di KUA

Pada dasarnya untuk biaya nikah di KUA terdiri dari dua macam yaitu yang berbayar maupun tidak berbayar alias gratis. Kenapa bisa terjadi dualisme pembayaran?

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 48 tahun 2014. PP no 48 tahun 2014 berisi tentang jenis tarif Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan Kementerian Agama bahwasanya;

  1. Nol rupiah bagi pengantin yang melaksanakan pernikahan pada jam kantor dan di KUA
  2. Rp. 600.000,- jika dilaksanakan diluar jam kerja atau diluar kantor.

Bagaimana jika melangsungkan pernikahan di KUA pada hari minggu atau libur misalnya?

Karena acara pencatatan pernikahan diluar jam kerja (hari libur – red) maka pihak pengantin tetap dikenakan biaya sebesar Rp. 600.000,- yang dibayarkan ke negara melalui Bank yang di tunjuk atau kantor pos (bukan bayar ke KUA lho ya).

Setelah jelas tentang besaran biaya nikah di kua yang pungutannya resmi dan ada payung hukum, sekarang kita menganalisa biaya lain yang bisa ditimbulkan karena adanya mengurus pernikahan.

Kemungkinan Biaya Nikah di KUA diluar ketentuan hukum

Koq bisa ya ada biaya lain yang ditimbulkan padahal tidak ada payung hukum dan ketentuannya?

Baiklah, hal ini bisa dikarenakan, pertama adanya adat budaya pada masyarakat memberikan uang saku atau apalah namanya kepada petugas.

Kedua, karena pengantin atau pihak keluarga tidak mengurus surat surat kelengkapan nikah (yang paling sering formulir model N dari kelurahan), sehingga oleh yang mengurus dikenai charge uang lelah dan bensin untuk wira wiri.

Uang Saku penghulu nikah dirumah

Model-N3-Persetujuan-mempelai-perkawinan

Sebenarnya penghulu sudah mendapatkan uang transport dan jasa profesi pada saat mencatat atau menikahkan diluar kantor atau jam kerja sesuai dengan tipologi KUA. Adapun uang yang didapatkan oleh penghulu adalah sebagai berikut


Uang Jasa Profesi Penghulu

a. Tipologi A, Rp125,000,-
b. Tipologi B, Rp150,000,-
c. Tipologi C, Rp 175,000,-
d. Tipologi D1, Rp400,000-
e. Tipologi D2, Rp400,000,-

Uang Transport Penghulu

KUA Tipologi A, Rp. 100.000,-

KUA Tipologi B, Rp. 100.000,-

KUA Tipologi C, Rp. 100.000,-

KUA Tipologi D1, Maksimum Rp. 750.000,- dengan bukti kuitansi perjalanan atau tiket Perjalanan

KUA Tipologi D2, Maksimum Rp. 1000.000,- dengan bukti kuitansi perjalanan atau tiket Perjalanan. apa sih Tipologi KUA? untuk lebih jelasnya bisa dibaca pada Tipologi Kantor Urusan Agama

Silakan dijumlahkan sendiri uang jasa profesi plus uang transportasi. untuk lebih detail tentang uang negara yang diberikan kepada penghulu berbentuk jasa profesi pencatatan nikah silakan baca Uang Jasa Profesi Penghulu

Akan tetapi di kalangan masyarakat adakalanya masih tetap memberikan amplop bagi penghulu yang datang untuk mencatat peristiwa pernikahan (bahasa awam nya naib yang mengijabi).

Atau ada juga penghulu yang bertindak diluar koridor hukum yang mengakibatkan tuan rumah walimahan mengeluarkan biaya diluar ketentuan yang ada.

Berapa besarannya? Karena hal ini tidak ada patokan, bisa 50 ribu, 100 ribu, 500 ribu tergantung wilayah atau penghulu. Tapi masih banyak penghulu yang baik hati dengan menolak amplop tersebut karena memang bisa masuk kategori gratifikasi.

Biaya Mengurus Formulir Model N

Banyak pengantin yang domisilinya diluar kota ataupun pekerjaan menyita waktu sehingga lebih suka menyerahkan urusan tersebut ke orang yang biasa mengurusi pernikahan.

Pihak yang sering membantu mengurus umumnya adalah mantan P3N, pegawai kelurahan atau desa (dulu modin) atau perorangan yang terjun pelayanan jasa mengurus persyaratan pernikahan.

Biayanya berapa? Karena bersifat partikelir dan tidak ada payung hukum ya biayanya tergantung pasaran pada masyarakat disitu, bisa seratus, dua ratus ribu setengah juta, tidak ada patokan yang pasti.

Apakah ini melanggar hukum? Kita lihat situasinya, jika perangkat desa, normalnya petugas didatangi calon pengantin dengan membawa berkas kelengkapan (Fotocopy KTP Calon mempelai, kedua orang tua, Fotocopy KK, surat pengantar dari RT RW). Kemudian petugas membuatkan surat dimaksud dan diserahkan kepada yang mengurusnya maka seharusnya tidak ada biaya.

Tapi jika anda datang ke rumah atau ketemu dimana kemudian minta tolong pasrah diuruskan surat dan tau bersih sudah di daftarkan di KUA, maka logis jika anda memberi uang lelah dan ganti bensin. Besaran biayanya berapa? Ya itu tergantung keumuman disitu.

Kesimpulan

Pertama, Pada dasarnya jika anda mengurus nikah sendiri tanpa dibantu calo atau biro jasa, biaya resmi yang dikenakan adalah ;

Rp. 600.000,- dirumah diluar dan atau diluar jam kerja
Rp. 0,- (gratis) di KUA dan pada jam kerja.

Kedua, penghulu pada dasarnya sudah dibayar negara pada saat melaksanakan pencatatan perkawinan di rumah atau diluar jam kerja.

Ketiga, harap dimaklumi jika anda mengeluarkan biaya jika minta tolong orang lain dalam mengurus berkas pernikahan sampai dengan pendaftaran perkawinan.

Demikian informasi valid tentang biaya nikah di KUA dengan undang undang sebagai dasar biaya pernikahan.

Biaya Pencatatan Nikah Nikah Berdasarkan isbat pengadilan

biaya isbat nikah

Biaya Pencatatan Nikah Nikah Berdasarkan isbat pengadilan, Informasi tentang biaya yang dikenakan kepada masyarakat yang melakukan pencatatan pernikahan di KUA berdasarkan putusan pengadilan yang dikenal dengan isbat nikah.

nikahdikua.com – Apakah isbat nikah itu? Mengacu dari situs kantorpengacara, yang disebut dengan isbat nikah adalah cara yang dapat ditempuh oleh pasangan suami istri yang telah melangsungkan perkawinan menurut hukum agama (perkawinan siri). Namun, lantaran statusnya hanya sah secara agama, Pegawai Pencatat Nikah tidak dapat menerbitkan Akta Nikah atas perkawinan siri.

Baca;
Jumlah uang Jaspro Penghulu Berdasarkan tipologi KUA;
Potongan Tunjangan Kinerja lengkap dengan tabel potongan karena telat tidak masuk cuti dll;
Selisih Jumlah uang Tukin penghulu antara golongan III/a, III/c dan IV/a. berdasarkan grid.

Kenapa bisa terjadi isbat nikah? Apa saja syaratnya?

Alasan Pengajuan Isbat Nikah

Tidak semua orang dapat mengajukan isbat nikah, ada syarat dan ketentuan yang berlaku dalam dikabulkan penetapan perkawinan seseorang melalui pengadilan.

Mengutip kami Pasal 7 Instruksi Presiden No. 1 Tahun 1991 tentang Penyebarluasan Kompilasi Hukum Islam (“KHI”) bahwasanya isbat nikah di Indonesia terbatas pada;

  • Adanya perkawinan dalam rangka penyelesaian perceraian;
  • Hilangnya akta nikah;
  • Adanya keraguan tentang sah atau tidaknya salah satu syarat perkawinan;
  • Adanya perkawinan yang terjadi sebelum berlakunya Undang-Undang No. 1 Tahun 1974;
  • Perkawinan yang dilakukan oleh mereka yang tidak mempunyai halangan perkawinan menurut UU no 1 tahun 74.

Itulah pengertian sekilas tentang isbat nikah dan alasan apa saja yang dapat diajukan untuk pengajuan sidang penetapan pernikahan yang belum tercatat pada Kantor Urusan Agama Kecamatan atau PPAT di Kedutaan bagi yang di luar negeri.

Biaya Pencatatan Isbat Nikah di KUA

Bagi warga masyarakat yang telah memiliki putusan sidang isbat dan hendak mengajukan pencatatan nikah di KUA, dalam hal pembiayaan mengacu kepada Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam nomor DJ.III/304 tahun 2016.

Keputusan ini berisi tentang petunjuk teknis penerimaan Negara bukan pajak atas biaya nikah atau rujuk diluar kantor urusan agama Keagamaan atau biasa disebut PNBP NR.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dalam bab IV mekanisme penerimaan, pencairan, dan penggunaan pada nomor 1 yang berbunyi;

Pembayaran PNBP atas Biaya Nikah atau Rujuk Oleh Catin dilakukan pada bank/pos persepsi dengan ketentuan;

Huruf g yang berbunyi;

Pencatatan nikah yang dilakukan berdasarkan isbat nikah pengadilan agama dikenakan tariff Rp. 0,00,-

Pada akhir bab alias penutup disebutkan bahwa petunjuk teknis PNBP NR dibuat sebagai pedoman pengelolaan atas biaya nikah dan rujuk.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 2 Mei 2016 ditandatangani oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam yang saat itu diduduki oleh Machasin.

Bagaimana kalau ada pihak dari KUA yang meminta biaya terkait pencatatan nikah berdasarkan isbat?

Pertama anda dapat menunjukkan Keputusan Dirjen nomor DJ.III/304 tahun 2016 bahwa biaya pencatatan isbat nikah di KUA adalah nol rupiah.

Jika terpaksa adu argumentasi dan sebagainya, silakan mengalah saja dan bayar sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh KUA tentunya dengan meminta kuitansi tanda terima yang di tanda tangani pihak penerima serta stempel KUA sebagai tanda keabsahan penerimaan pembayaran.

Kesimpulan

Berdasarkan informasi diatas maka kesimpulan yang dapat diambil adalah;

  • Biaya pencatatan isbat nikah di KUA adalah Rp. 0,- (nol rupiah) alias gratis;
  • Penetapan isbat nikah oleh pengadilan kemudian pihak yang berkepentingan datang ke KUA dengan membawa putusan untuk pencatatannya pada Kantor Urusan Agama;
  • Ketentuan alasan pengajuan isbat nikah tercantum dalam 7 Instruksi Presiden No. 1 Tahun 1991 tentang Penyebarluasan Kompilasi Hukum Islam.

Demikian informasi tentang biaya pencatatan nikah berdasarkan isbat atau penetapan pengadilan mengacu pada keputusan dirjen bimis nomor sekian tahun 2016.

Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Selamat menikah.

Cara Penarikan Biaya Nikah di KUA karena Batal Kawin

penarikan biaya pernikahan

nikahdikua.com – Informasi tata cara penarikan uang Rp. 600.000,- yang terlanjur dibayarkan oleh pihak yang berkehendak kawin. Penarikan terjadi karena adanya pembatalan perkawinan. Adapun alasan pembatalan umumnya karena pelaksanaan pernikahan yang ditunda dengan waktu yang belum ditentukan, atau batal disebabkan adanya permasalahan secara administrasi ataupun ditemukan ketidakcocokan calon mempelai.

Penarikan Biaya Nikah Karena Pembatalan Perkawinan

Berikut adalah syarat dan cara penarikan dana nikah yang terlanjur dibayarkan ke perbendaharaan negara berdasarkan KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL BIMBINGAN MASYARAKAT ISLAM NOMOR DJ.III/ 600 TAHUN 2016 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PENGELOLAAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK ATAS BIAYA NIKAH ATAU RUJUK DI LUAR KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN

Adapun hal yang perlu dipersiapkan adalah :
  1. Surat permohonan (ada contohnya)
  2. Materai 6.000,- satu lembar
  3. Fotocopy N7
  4. FC Bukti Transfer
  5. FC KTP Calon mempelai
  6. FC Buku Tabungan salah satu catin
  7. Nomor kontak handphone yang aktif

tarik uang batal nikahBaca :

Setelah semua diatas telah siap, maka hal-hal yang perlu dicermati adalah legalisir dari surat atau dokumen diatas.
Selanjutnya dalam SK Dirjen Bimis disebutkan aturan dan tatacaranya sebagai berikut :
Dalam hal Calon Pengantin batal nikah maka Calon Pengantin dapat mengajukan pengembalian dana yang sudah disetorkan kepada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dengan melampirkan persyaratan sebagai berikut:
  1. surat permohonan pengembalian setoran yang ditandatangani diatas materai : (Download Contoh)
  2. fotokopi bukti pendaftaran nikah model N7 yang dilegalisir oleh Kepala Kantor Urusan Agama,
  3. fotokopi Bukti Penerimaan Negara (BPN)/Bukti Transfer yang dilegalisasi oleh  bank penerima setoran, kuitansi tanda terima yang dilegalisasi oleh Kantor Urusan Agama,
  4. fotokopi KTP calon pengantin,
  5. fotokopi buku rekening tabungan salah satu Calon Pengantin, dan
  6. nomor telepon yang dapat dihubungi

Jika dilihat pengajuannya, maka penarikan dana ini hal yang paling masuk akal adalah dilakukan pengajuan permohonan penarikan secara via pos. Karena jika pengajuan dilakukan secara langsung datang ke lokasi di jakarta maka antara dana yang ditarik dengan biaya operasional untuk mengambil dana tidaklah sepadan.

Demikian semoga menambah wawasan kita.

Salam ngijabpi.

Nikah di rumah dan Biaya penghulu ijab diluar kantor

nikah dirumah

nikahdikua.com – nikah di rumah dan biaya mengundang penghulu. Pernikahan merupakan momen yang sakral. Biasanya disertai dengan pesta perkawinan atau perayaan yang meriah dan adakalanya mewah. Kegiatan perayaan bagi bersatunya dua hati dalam ikatan yang resmi sakral dan diakui oleh negara ini lumrah dilakukan di rumah atau gedung maupun hotel.

Diluar kegiatan pesta ini, ada satu momen yang lebih penting yaitu akad ijab kabul. Di Indonesia ada peraturan menyangkut lokasi pelaksanaan akad. Hal ini tertuang dalam PMA Republik Indonesia.

Baca :

Dalam peraturan menteri agama diatur mengenai kegiatan ijab kabul. Secara umum lokasi pelaksanaan ijab kabul dibagi menjadi 2 macam yaitu :

  1. Ijab kabul di Kantor Urusan Agama (KUA) pada jam Kerja
  2. Ijab Kabul diluar KUA/Balai Nikah (dirumah, gedung dll).

biaya nikah dirumah mengundang penghuluAturan tersebut terdapat pada PMA bagian ketiga Pasal tentang tempat akad. Bunyi pasal tersebut yaitu :

(1) Tempat akad dilaksanakan di KUA Kecamatan pada hari dan jam kerja.
(2) Atas permintaan calon pengantin, akad dapat dilaksanakan di luar KUA Kecamatan atau di luar hari dan jam kerja.

Dari pasal diatas maka kesimpulan yang diambil adalah : 1. Pelaksanaan akad adalah di KUA pada jam dan hari Kerja. 2) Pengantin bisa meminta pelaksanaan akad nikah diluar KUA dan atau diluar jam dan hari kerja. Maksudnya bisa dilaksanakan di rumah, gedung maupun hotel. Sedangkan dimaksud dengan diluar hari dan jam kerja yaitu bisa meminta dilaksanakan pada hari sabtu maupun minggu atau diluar jam kerja misalnya jam 7 pagi atau jam 5 sore dengan persetujuan penghulu atau kepala KUA.

Cara meminta pernikahan dirumah atau diluar kantor.

mengundang penghulu ijab dirumahPada saat pendaftaran atau rafa’ (pemeriksaan calon pengantin), pihak calon mempelai memberitahukan bahwa pelaksanaan akad nikah dilakukan di rumah atau pada hari tertentu, misalnya hari sabtu atau minggu.

Selanjutnya petugas akan melihat jadwal tersedianya waktu untuk melakukan ijab bedol (istilah ijab diluar kantor). Jika waktu dan tenaga tersedia, umumnya permohonan nikah dirumah atau diluar kantor akan di acc atau dikabulkan.

Akan tetapi jika jadwal ijab sudah penuh maka pengantin akan diberitahukan kondisi dan melakukan penjadwalan ulang alias re schedule. Umumnya orang melaksanakan pernikahan menggunakan perhitungan hari baik maka sering terjadi pada hari tertentu jadwal nikah sangat padat.

Aturan terkait ijab diluar kantor (dirumah, gedung hotel dll)

uang transport penghuluPada pasal 16 tentang tempat akad, berikut ketentuan yang perlu disimak :

(1) Akad dilaksanakan dihadapan Kepala KUA Kecamatan atau Penghulu yang mewilayahi tempat akad dilaksanakan.
(2) Dalam hal pelaksanaan akad dilaksanakan di daerah terdalam,terluar, dan di daerah perbatasan, Kepala KUA Kecamatan dapat menugaskan P4.
(3) Akad yang dilaksanakan diluar tempat tinggal calon suami dan calon istri harus mendapatkan surat rekomendasi perkawinan dari Kepala KUA Kecamatan  atau Penghulu wilayah tempat tinggal masing-masing.
Kesimpulannya adalah yang melakukan pencatatan nikah adalah petugas KUA tempat pernikahan dilangsungkan.

(4) Untuk wilayah terluar, P4 bisa melakukan kegiatan pencatatan nikah

 Adanya rekomendasi perkawinan jika akad dilaksanakan diluar wilayah calon mempelai pria dan wanita. Rekomendasi ini dikeluarkan oleh Kepala KUA atau penghulu sesuai alamat KTP masing-masing. (umumnya surat rekomendasi menjadi satu pada saat pengajuan berkas pendaftaran nikah.

Biaya nikah dirumah dan uang saku mengundang penghulu

Perbedaan nikah di KUA dan jam kerja dengan akad yang dilaksanakan dirumah adalah biaya. Pembiayaan ini telah diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 48 tahun 2014 tentang jenis tarif pendapatan negara bukan pajak (PNBP) di lingkungan Kementerian Agama yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu :

  1. Nol rupiah jika dilaksanakan di balai nikah dan jam kerja KUA
  2. Rp. 600.000,- jika dilaksanakan diluar jam kerja atau dirumah.

Bagaimana dengan uang saku penghulu atau petugas yang mencatat nikah? Secara teknis penghulu atau kepala KUA yang mendatangi ijab kabul dirumah sudah mendapatkan uang saku dan jasa profesi yang diambilkan dari Rp. 600.000,-.

Dicontohkan pada salah satu kabupaten, bahwasanya setiap melaksanakan tugas pencatatan perkawinan diluar jam kerja atau luar kantor, seorang penghulu diberikan uang transport Rp. 100.000,- dan jasa profesi sebesar Rp. 175.000,-. Dengan begitu sekali ijabpan seorang penghulu mendapatkan uang Rp. 100.000+ Rp. 175.000,- = 275.000,-.

Dengan begitu secara teknis pembiayaan tuan rumah tidak perlu lagi memberikan uang tambahan sebagai uang saku untuk penghulu sebagai petugas yang menghadiri pernikahan.

Mekanisme pencairan jasa profesi dan uang transport penghulu.

Sebagai tambahan pengetahuan masyarakat, uang saku tersebut diberikan kepada petugas melalui proses. Jadi tidak diberikan serta merta sesaat sebelum maupun sesudah akad nikah. Proses yang umum terjadi adalah pegawai atau ASN KUA melakukan rekap akhir bulan tentang pernikahan dan membagi antara ijab kantor dan bedolan/luar kantor, kemudian distribusi pelaksana ijab. Selesai rekap dan validasi data selanjutnya disetorkan kepada Kantor Kementerian Agama Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam).

Kemudian petugas pada seksi Bimas Islam melakukan pencairan dana kepada masing masing petugas sesuai jumlah ijab/data yang disetorkan ke rekening masing-masing penghulu.

Bagaimana jika ada petugas meminta biaya tambahan karena beralasan belum mendapatkan uang transport atau jasa profesi? Secara teknis petugas tersebut melanggar aturan.

Bagaimana jika anda ikhlas memberi uang saku kepada petugas? Sebagai rasa terima kasih umpamanya. Entahlah untuk kasus ini, tapi ngeri saja nanti kalau ada yang tidak suka kepada anda dan melaporkan anda telah melakukan perbuatan gratifikasi.