pengajuan-sertifikat-tanah-ke-BPN

Batas Waktu Pengajuan Dokumen Sertifikat Tanah Wakaf ke BPN

Informasi tentang batas waktu pengajuan pensertifikatan tanah wakaf atau istilah lain dengan sertifikasi wakaf setelah dilakukan penandatanganan dokumen di depan Pegawai Pencatat Akta Ikrar Wakaf yaitu Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan (KUA).

nikahdikua.com – sugeng siang selamat sore para penyimak dunia maya baik melalui hape atau komputer laptop yang anda miliki. Gimana kabarnya? Semoga senantiasa sehat selalu.

Baca;
Teks Mars Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) #
Ikrar Taukil wali Bil Kitabah dan contoh blangko #
Aturan Kepala KUA Tidak Bisa Hadir Menjadi Wali Hakim Karena Berhalangan
#

Tadi pagi menjelang siang buka buka facebook pada ponsel android, ada tampilan tulisan tautan di facebook milik Direktorat Jenderal Islam yang memposting tulisan mengenai tata cara sertifikasi tanah wakaf. Disitu disebutkan mengenai alur serta syarat dalam pengajuan sertifikasi tanah wakaf ke Kantor Pertanahan.

loading...

Dalam tulisan ini mengutip Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia nomor 2 tahun 2017 yang memberikan informasi tentang Jangka Waktu Paling Lama penyampaian dakumen ke BPN pasca penandatanganan AIW atau APAIW.

Berikut point mengenai ketentuannya.

Batas Waktu Pengajuan Sertifikasi Wakaf setelah penandatanganan Akta Ikrar Wakaf atau Akta Pengganti Akta Ikrar Wakaf

Berikut ini ketentuan dalam pengajuan sertipikat tanah wakaf setelah ditandatangani ikrar wakaf didepan Kepala KUA atau PPAIW mengacu kepada pasal 2 ayat 2 Peraturan Menteri Agraria Nomor 2 tahun 2017.

Berikut bunyinya;

PPAIW atas nama Nadzir menyampaikan AIW atau APAIW dan dokumen-dokumen lainnya diperlukan untuk pendaftaran Tanah Wakaf atas nama Nadzir kepada Kantor Pertanahan, dalam jangka paling lama 30 (tiga puluh) hari sejak penandatanganan AIW atau APAIW.

Nah dari peraturan ini diketahui bahwa :

Pertama; pengajuan pembuatan sertipikat tanah wakaf di BPN dapat diajukan setelah akta ikrar wakaf ditandatangani;

Kedua; batas waktu paling lama dalam mengajukan dokumen dokumen untuk mengurus sertipikat tanah wakaf adalah 30 hari sejak tanggal yang tertera dalam penanda tanganan akta Ikrar Wakaf atau Akta Pengganti Akta Ikrar Wakaf.

Ketiga; jika anda membaca secara seksama aturan diatas maka yang mengajukan berkas berkas ke BPN adalah ……. (silakan di isi sendiri).

Kelewat 30 hari masih bisa diurus koq

uu-no-16-tahun-2019-berlaku
ingat ya, 30 hari

Mungkin ada sebagian dari pegawai / ASN di Kementerian Agama yang bertugas di KUA yang mengalami dimana pasca penandatanganan data ikrar wakaf masih berada di KUA belum diurus oleh nadzir.

Hal ini juga pernah terjadi di negeri antah berantah ketika ada pertemuan atau penyuluhan maupun apalah namanya yang diadakan oleh suatu instansi. Dimana mendatangkan dari pihak yang mengurusi sertifikat tanah.

Salah satu peserta maju menanyakan tentang bagaimanakah nasib berkas yang masih berada di tempatnya bekerja yang hampir 1 tahun, hal yang ditanyakan apakah masih bisa diproses dengan berkas tersebut atau dilakukan pembaharuan berkas.

Dijawab bahwa sudah ada ketentuan dan aturan yang berlaku (entahlah saya saat itu agak lupa engan jawaban karena suasanaanya yang kurang kondusif (ruangan terlalu luas dan banyak sekali peserta).

Kemudian jika ada pengalaman yang menyebutkan bahwa selepas 30 hari dari penandatanganan masih dapat diurus, maka komentar saya seperti dibawah ini.

Wah kalau dilapangan ternyata hal beginian terjadi saya kurang paham, yang jelas dalam ketentuan dan aturan Kepala BPN diatas sudah ada kejelasan mengenai aturan ketentuan waktu pengajuan sertifikat tanah wakaf ke BPN atau Badan Pertanahan.

loading...

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *