Biaya Wali Hakim

biaya wali hakim

Nikahdikua.com – informasi bagi yang bertanya berapa biaya wali hakim nikah di KUA berdasarkan aturan dan ketentuan perundangan yang berlaku serta wawancara dengan petugas Kantor Urusan Agama Kecamatan.

Banyak masyarakat yang memang kurang informasi tentang Biaya Bayar Wali Hakim atau Biaya Nikah Pakai wali Hakim karena umumnya mereka menikahkan anak tidak saban tahun, apalagi umumnya pengantinnya kebanyakan menikah juga hanya sekali.

Baca;
Ketentuan menikah dengan wali hakim menurut aturan di Indonesia
Aturan Kepala KUA tidak Bisa Hadir menjadi wali Hakim
Urutan Wali Nasab Berdasarkan Peraturan Menteri Agama

Selain itu pernikahan dengan wali hakim pada KUA bukan hal yang setiap hari ada, mungkin 1/20 dalam pernikahan bisa lebih banyak atau lebih sedikit.

Biaya Wali Hakim di KUA

loading...

Secara aturan dalam pencatatan perkawinan atau pernikahan diatur dalam Peraturan Menteri Agama nomor 19 tahun 2018.

Dalam aturan ini juga terdapat ketentuan tentang pernikahan yang mengharuskan adanya wali bagi calon pengantin perempuan atau wanita.

Dimuat bahwasanya wali terbagi menjadi 2 yaitu wali nasab dan wali hakim.

Secara normal jika ada wali nasab yang memenuhi syarat guna menjadi wali maka wali nasab yang mempunyai hak untuk melaksanakan ijab kabul.

Pada aturan dalam pernikahan tidak ditemukan adanya biaya ataupun pungutan bayaran uang untuk sewa wali hakim ataupun biaya wali hakim di KUA.

Dengan begitu dapat dikatakan bahwa pernikahan dengan wali hakim secara administrasi tidak diperlukan adanya tambahan biaya karena wali hakim telah disediakan oleh negara secara aturan dengan gratis tanpa uang sewa (minimal sampai dengan saat ini)

Biaya sewa wali hakim tetap ada, ini alasannya

wali hakim dalam pernikahan
pengantin dengan wali hakim dalam pernikahan (ilustrasi)

Kenyataan di lapangan koq masih ada uang bayar untuk wali hakim? Kenapa bisa terjadi? Katanya gratis tidak ada biaya bayar atau sewa?

Baiklah, berikut adalah hal yang menyebabkan adanya biaya pada pernikahan yang dilakasanakan dengan wali selain wali nasab, adapun kejadian yang terjadi menjadikan timbulnya biaya dimaksud adalah;

(1) Calon pengantin tidak mengurus sendiri berkas perkawinan atau pernikahan sehingga calo atau makelar (bisa mantan P3N atau oknum kelurahan maupun orang yang lain terbiasa mengurus administrasi nikah) kepengurusan perkawinan menjadikan alasan pernikahan dengan wali hakim ada biayanya untuk meningkatkan pendapatan ke kantong pribadi.

(2) Pihak calon pengantin tau beres dalam urusan administrasi, biasanya kalangan yang berlagak dan punya duit atau posisi yang tinggi sehingga berlagak tau beres biapapun biayanya sehingga muncullah biaya untuk wali hakim yang sebenarnya tidak ada dalam aturan.

(3) Adanya oknum petugas yang bertindak diluar koridor hukum sehingga hal yang sebenarnya gratis menjadi berbayar.

Bagaimana mensikapi hal ini untuk calon mempelai yang keberatan untuk membayar biaya wali hakim padahal tidak ada aturan?

Pertama, mintalah kuitansi tanda terima biaya wali hakim yang lengkap dengan tanda tangan dan stempel dari KUA.

Kedua, lakukan komplain atau keberatan tentang adanya biaya dimaksud ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten atau Kota tempat KUA berada.

Kesimpulan

Pernikahan harus ada wali bagi calon pengantin wanita entah dengan wali nasab atau wali hakim

Biaya wali hakim atau sewa wali dalam pernikahan adalah tidak ada alias gratis

Jika keberatan membayar mintalah tanda terima atau kuitansi dari KUA atau berilah pemberitahuan kepada Kantor Kemenag Kabupaten tentang adanya biaya wali hakim.

1534total visits,1visits today

1 Komentar

1 Trackback / Pingback

  1. 5 Sebab nikah dengan wali Hakim berdasarkan PMA terbaru -

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*