saksi nikah

Saksi Nikah

nikahdikua.com – informasi seputar saksi nikah, baik berupa tugas, dari pihak lelaki ( laki-laki ) perempuan, jumlah saksi ada berapa dan hukum nikah tanpa saksi berdasarkan aturan peraturan menteri Agama nomor 19 tahun 2018 ( merupakan peraturan terbaru sampai dengan saat ini )

Baca;

Syarat

Dalam PMA nomor 19 tahun 2018 pasal 13 ayat 1, 2, 3 disebutkan tentang ketentuan saksi dan persyaratannya.

Adapun syarat dimaksud adalah;

  • Laki laki
  • Beragama Islam
  • Baligh
  • Berakal, dan
  • Adil
loading...

Itulah syarat ketentuan dalam saksi perkawinan di Indonesia berdasarkan aturan yang berlaku.

tugas saksi nikah

apa sih tugasnya saksi? Apa Cuma duduk menyaksikan dan mengatakan sah selesai ijab qobul?

Kalau dalam prakteknya memang dua orang saksi perkawinan dihadapan PPN (petugas pencatat nikah – penghulu ) memang seperti itu.

Akan tetapi ada baiknya yang perlu dilakukan adalah seorang saksi seharusnya memahami apa itu ijab qobul serta mengetahui syarat sah suatu perkawinan.

Setelah mengatakan sah sebagai saksi dalam suatu perkawinan, tugas selanjutnya dari saksi adalah memandatangani akta nikah yang menjadi dokumen milik Kantor Urusan Agama tempat pernikahan dilangsungkan.

saksi nikah pihak lelaki

sebenarnya di KUA ataupun dalam islam tidak ada ketentuan harus ada saksi dari pihak laki laki atau pihak perempuan.

Tetapi karena dalam aturan di Indonesia tertulis syarat saksi ada 2 orang maka umumnya diambilkan satu orang saksi dari pihak pria dan satu orang saksi dari pihak perempuan.

Tugasnya sama yaitu menyaksikan dan menjadi saksi terjadinya suatu akad ijab kabul pernikahan yang sah di depan penghulu

saksi nikah siri

nah ini yang agak gayeng, memang ada ya syarat untuk nikah siri?

Nikah siri adalah pernikahan bawah tangan yang tidak dilakukan didepan petugas Pencatat Nikah di Indonesia.

Secara umum hukumnya sah menurut agama tapi ilegal secara berbangsa dan bernegara.

Bagaimana syarat untuk saksi pernikahan siri? Syaratnya sama saja secara umum seperti diatas yaitu dua orang pria beragama Islam yang sudah baligh berakal dan adil.

Kalau di Indonesia kriteria adil agak susah karena tidak ada penjabaran di KMA. Umumnya adil yaitu orang yang tidak bermasalah, gitu aja sih.

saksi nikah berapa orang

Seperti disampaikan diatas bahwasanya dalam KMA saksi berjumlah 2 orang dan harus laki laki.

Secara teknis bisa saja yang menjadi saksi perkawinan tersebut banyak orang, tapi dalam belangko Arsip nikah hanya ada 2 kolom tanda tangan saksi nikah.

siapakah saksi nikah lelaki

Jika yang dimaksud lelaki disini sebagai saksi maka dia adalah yang memenuhi syarat sebagai saksi yaitu pria baligh berakal dan adil dan tentunya harus beragama islam.

saksi nikah pihak pria

jika dimaksud lelaki disini pengantin, maka yang menjadi saksinya yaitu seorang pria dengan syarat diatas. Tidak harus dari pihak keluarga berhubungan darah.

Bisa teman, tetangg, pak RT, RW atasan, bawahan atau siapalah, kalau dari KUA menyarankan seseorang yang mengenal calon pria dan mengetahui keadaaannya.

nikah tanpa saksi

saya ingin menikah tapi tanpa saksi, atau saya menikah tapi tidak ada yang menyaksikan. Bagaimana nih? Bisa apa engga?

Dalam hadis disebutkan bahwa

لَا نِكَاحَ إِلاَّ بِوَلِيٍّ وَشَاهِدَيْ عَدْلٍ

Artinya ; Tidak ada nikah tanpa wali dan dua saksi yang adil

Dari hal diatas di indonesia menganggap tidak sah suatu pernikahan tanpa adanya 2 orang saksi. Jadi jangan iseng menikah tanpa saksi ya, akan ditolak oleh KUA

saksi perempuan

saksi nikah pihak perempuan
ilustrasi calon mempelai wanita (c) Faizal Riza

maksudnya apa nih? Saksi pernikahannya adalah perempuan atau dari pihak perempuan?

Jika dimaksud yang menjadi saksi adalah perempuan, maka di Indonesia tidak bisa, jadi silakan mencari saksi seorang pria dari 2 saksi yang diperlukan.

Kalau maksudnya saksi dari pihak perempuan, kasusnya sama semisal saksi dari pihak pengantin laki laki.

Maksudnya yaitu saksi seorang laki laki berakal adil baligh dan beragama Islam.

Tidak harus kakak adik atau keluarga, bisa tetangga, teman, rekan kantor atau yang lainnya selama memenuhi syarat pokok sebagai saksi nikah

saksi nikah dalam Islam

berikut adalah pembahasan saksi nikah dalam islam secara mufrodat berdasarkan hadis nabi yang saya ambilkan dari http://mhamamalmahmud.blogspot.com/2014/03/hadits-saksi-nikah.html

berikut rangkumannya

Makna Mufradat
لَا نِكَاحَ: tidak ada pernikahan.
Bentuk nafy pada kata لَا نِكَاحَ mendapat tafsiran beragam dari para ulama. Ada yang menyebut bahwa nafy tersebut hanya menunjukkan arti ketidaksempurnaan. Dyang diartikan “Tidak sempurna pernikahan tanpa wali dan dua saksi yang adil”. Dalam konteks hukum, tidak sempurna berarti wali dan atau saksi bukan merupakan syarat sah, sehingga pernikahan yang tidak dihadiri wali dan atau saksi masih tetap dihukumi sah. Dengan kata lain, wali dan atau saksi hanya sebatas disunnahkan.[2]

Ada juga ulama yang melakukan tafsiran nafy pada sah dan tidaknya perbuatan. Dengan demikian, لَا نِكَاحَ berarti tidak sah pernikahan. Dalam konteks hukum, bila nafy di tafsirkan sebagai hakikat syari’at, maka pernikahan yang dilaksanakan tanpa wali dan ataupun saksi maka pernikahan tersebut menjadi tidak sah.
إِلَّا بِوَلِيٍّ : tanpa wali.
وَشَاهِدَيْ عَدْلٍ : dan dua saksi yang adil.

Demikian tentang saksi nikah. Semoga menambah wawasan dalam pernikahan khususnya bab saksi perkawinan.

Anda mau menikah lagi jika anda saat ini punya istri? Saya meragukannya 😀

loading...

1 komentar untuk “Saksi Nikah”

  1. Ping-kembali: Syarat nikah KUA dan persyaratan yang harus dilengkapi 2019 - nikah di KUA

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *