Kisah Penghulu dan laporan Ijab Luar Kantor Bedolan

humor penghulu

nikahdikua.com – Menyimak kisah kejadian yang legal atau sah tapi tidak wajar dan cenderung kurang terpuji walaupun tidak menyalahi aturan.
Bagi Kalangan Keluarga Besar Kantor Urusan Agama, umumnya mengetahui tentang istilah Ijab di Balai nikah alias di Kantor dengan Ijab diluar kantor atau diluar jam kerja.

Baca :

Beda Ijab di Balai Nikah dan Luar Kantor

Selain lokasi dan waktu yang membedakan tentang pelaksanaan pencatatan nikah ini, ada hal lain yaitu tentang adanya biaya yang diakibatkan adanya pencatatan nikah diluar kantor atau jam kerja yang dibebankan kepada masyarakat.

Biaya Nikah

Beban biaya untuk pelaksanaan pernikahan model diluar balai nikah maupun jam kerja sejumlah Rp. 600.000,-.

loading...

Dana tersebut disetorkan oleh siapapun (umumnya mempelai/yang mewakili) di bank atau tempat yang ditunjuk untuk pembayaran (misalnya kantor pos). Dimana nantinya sebanyak Rp. 275.000,- (tergantung type KUA) menjadi jasa profesi bagi petugas yang menghadiri, dengan perincian Rp. 100.000,- uang transport dan 175.000,- adalah jasa profesi.jaspro penghulu

Sedangkan pelaksananaan pencatatan nikah pada hari dan jam kerja (senin-jumat) maka masyarakat membayar sejumlah Rp. 0,- (nol rupiah) alias gratis.

Perilaku Masyarakat terhadap biaya gratis nikah

Walaupun gratis, tidak semua masyarakat menggunakan kesempatan ini, masih banyak juga dari warga yang lebih suka membayar Rp. 600.000,- supaya pelaksanaan ijab kabul pencatatan pernikahan dilakukan di rumah.

Kisah JFU melaporkan Rekap Peristiwa Nikah

Umumnya, pada akhir bulan, pegawai yang mengelola laporan ataupun pembukuan akan di minta oleh ASN di bimas Islam guna pencatatan rekap peristiwa nikah baik bedol maupun ijab kantor. Disinilah drama nyata dimulai.

kisah penghulu dan ijab bedolBulan September ceria berakhir, sebelum menginjak – injak bulan oktober, rutinitas pelaporan pun terjadi. Kemudian dari sejumlah 17 lokasi mulai melaporkan jumlah peristiwa nikah baik dilaksanakan di luar kantor diluar jam kerja maupun di balai nikah KUA.

KUA T Bedol 23 Kantor 13
KUA W Bedol 18 kantor 12
Dan seterusnya.

Dan mulai beriringanlah para petugas perekap kejadian pencatatan nikah melaporkan kepada petugas perekap jumlah N baik bedolan atau Ijab kantor, sampai akhirnya suatu wilayah yang memiliki personel seorang kepala, seorang penghulu, 3 orang JFU dan seorang Penyuluh melaporkan peristiwa nikah sebagai berikut :

KUA K Bedol 20 Kantor 13, yang bedol pak Kepala semua.
Ayo ngguyu sik hahahahahaa …..

Bagi yang paham tentunya akan tersenyum sendiri dengan kondisi ini, suatu pembagian yang adil dimana pelaksana pencatatan nikah yang sah serta legal dan tidak menyalahi aturan terjadi.

Yang jelas kalau terkait beginian maka yang diutamakan adalah hak, dimana ini adalah hak saya yang sah dan legal. Entah kenapa lebih mudah mengatakan dan mengingat hak dibanding dengan berkata ini kewajiban saya.

894total visits,1visits today

1 Trackback / Pingback

  1. Cara Penarikan Biaya Nikah di KUA karena Batal Kawin - nikah di KUA

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*